June 11th, 2008
Anak berlibur sendiri
Citra Wanita Indonesia, Rabu, 11 Juni 2008
Bersama Indri Savitri – psikolog
Dalam memberikan izin bepergian seorang diri, orang tua harus melihat tingkat kedewasaan seorang anak yang sangat berbeda setiap pribadinya. Ada anak yang pada usia 7 tahun telah mandiri dalam menyiapkan kebutuhan pribadinya tapi ada juga anak yang masih sangat tergantung pada orang lain walaupun telah berusia di atas 7 tahun. kemandirian dan kesiapan mental seorang anak sama sekali tidak hanya ditentukan oleh usianya, tapi juga faktor-faktor lain. Di antaranya pengaruh lingkungan dan pola asuh orang tua. Selain itu, patut diingat, setiap anak merupakan individu unik yang tidak bisa disamaratakan. Mau tidak mau orang tua yang tidak melatih anaknya mandiri sejak dini, kelak akan repot sendiri dibuatnya.
Juga, kendati bisa mandiri tidak semua anak siap beraktivitas di luar rumah. Kesiapan inilah yang ikut menempa kondisi mental mereka. Anak yang terbiasa beraktivitas di luar rumah, semisal sering ikut camping, kegiatan pramuka atau outbound bersama teman-temannya, umumnya lebih mudah beradaptasi dengan kondisi apa pun yang serba berbeda dengan kehidupannya sehari-hari. Aktivitas sehari-hari pun bisa dilakukan tanpa uluran atau bantuan orang dewasa.
Posted in Citra Wanita Indonesia | No Comments »
June 10th, 2008
Polusi Makanan
Citra Wanita Indonesia, Selasa, 10 Juni 2008
Bersama Atik Nirwanawati
Polusi makanan bisa “menjangkiti” makanan kita dengan berbagai macam cara. Bahkan jika kita salah menangani persiapan bahan makanan, polusi sudah dapat mengenai makanan kita. Salah satu polusi makanan datang dari pestisida yang digunakan para petani dalam memberantas hama, tapi hal tersebut dapat ditanggulangi dengan pencucian bahan makanan dengan menggunakan sabun khusus yang dapat mengurangi dan melarutkan pestisida dari sayuran yang akan kita konsumsi. Untuk menghindarkan diri kita dari polusi makanan, maka disarankan untuk memasak makanan sedekat mungkin dengan waktu santap untuk menghindarkan makanan diam di ruang terbuka terlalu lama.
Tapi dalam usaha untuk melindungi diri, kita sering melakukan hal yang kadang kurang benar. Misalnya mengkonsumsi terlalu banyak zat gizi yang kadang mengakibatkan kelebihan vitamin dan mineral dalam tubuh kita. Kelebihan vitamin bisa dibuang melalui keringat atau air seni. Mineral yang berlebih akan mengendap dalam tubuh sehingga ginjal akan bekerja lebih keras dalam menetralisir zat tersebut. Hal ini bisa ditanggulangi dengan memberi asupan air minum yang cukup banyak untuk menolong kerja ginjal.
Posted in Citra Wanita Indonesia | No Comments »
June 9th, 2008
Mengembangkan bakat anak
Citra Wanita Indonesia, Senin, 09 Juni 2008
Bersama Erviane Suryani Lembaga Psikologi Terapan UI
Untuk mengembangkan bakat seseorang diperlukan pengakuan dan perhatian, pemberian kesempatan mengembangkan minat, kerja keras, keuletan serta latihan terus menerus. Sejak usia dini, anak memiliki potensi yang sangat besar. Pendidikan orang tua terhadap anak akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan kreativitas anak. Anak yang memiliki bakat tertentu, jika tidak diberikan rangsangan-rangsangan atau motivasi dari orang tua dan lingkungannya, tidak akan mampu memelihara, apalagi mengembangkan bakatnya.
Untuk memberikan motivasi kepada anak berbakat, orang tua atau pendidik perlu melakukan penelaahan agar dapat mengenali ciri-ciri, kebutuhan dan kecenderungan si anak yang relatif berbeda dengan anak biasa. Setelah hal-hal tersebut diketahui, orang tua atau pendidik akan lebih mudah untuk menciptakan susana yang cocok bagi perkembangan bakat si anak.
Posted in Citra Wanita Indonesia | No Comments »
June 6th, 2008
Terapi Musik
Citra Wanita Indonesia, Jum’at, 06 Juni 2008
Bersama Enny Bob (Self Healing Therapist) dan Sucipto (Inner Peace Gallery)
Terapi musik sudah sering disarankan untuk penyembuhan oleh banyak terapis. Yang harus dipahami bahwa musik bukan menyembuhkan tapi membantu menyelaraskan energi – energi yang ada dalam tubuh kita. Jika energi dalam tubuh kita selaras maka kita bisa menyembuhkan diri kita sendiri dengan menggunakan metode self healing.
Cara kerja terapi musik sendiri adalah dengan menggunakan gelombang atau energi yang berjalan selaras dengan energi dalam tubuh kita. Otak kita setiap saat menghasilkan impuls-impuls listrik. Aliran listrik ini, yang lebih dikenal sebagai gelombang otak. Frekuensi impuls menentukan jenis gelombang otak yaitu beta, alfa, theta, dan delta. Jenis atau kombinasi dan jenis gelombang otak menentukan kondisi kesadaran pada suatu saat.
Pandangan keliru yang selama ini ada dalam benak banyak orang adalah otak hanya menghasilkan satu jenis gelombang pada suatu saat. Saat kita aktif berpikir kita berada pada gelombang beta. Kalau kita rileks kita berada di alfa. Kalau sedang melamun, kita di theta. Dan, kalau tidur lelap kita berada di delta. Pandangan itu salah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada suatu saat, pada umumnya, otak kita menghasilkan empat jenis gelombang secara bersamaan, namun dengan kadar yang berbeda. Dalam kondisi tertentu, misalnya meditasi, kita dapat secara sadar mengatur jenis gelombang otak mana yang ingin kita hasilkan.
Setiap orang punya pola gelombang otak yang unik dan selalu konsisten. Keunikan itu tampak pada komposisi ke empat jenis gelombang pada saat tertentu. Komposisi gelombang otak itu menentukan tingkat kesadaran seseorang. Meskipun pola gelombang otak ini unik, tidak berarti akan selalu sama sepanjang waktu. Kita dapat secara sadar, dengan teknik tertentu, mengembangkan komposisi gelombang otak agar bermanfaat bagi diri kita. Kondisi meditatif yang sangat dalam. Semua pengalaman meditatif yang selama ini dicari oleh orang yang melakukan praktik meditasi, misalnya keheningan, ketenangan, kedalaman, dan puncak kebahagiaan, dirasakan di dalam theta. Theta adalah “puncak” di dalam “pengalaman puncak”. Saat komponen gelombang lainnya berada dalam takaran yang pas, bersama dengan theta, kita dapat merasakan pengalaman “ah-ha”. Saat kita ingin mengobati dan menyembuhkan tubuh atau pikiran, kita harus masuk ke theta agar dapat mencapai hasil maksimal.
Posted in Citra Wanita Indonesia | No Comments »
June 5th, 2008
Air Ketuban
Citra Wanita Indonesia, Kamis, 05 Juni 2008
Bersama Dr. Ivan Rizal Sini
Air ketuban tak bisa dipisahkan dari kehidupan janin. Mengapa? Ditinjau dari fungsinya, cairan ini sangat penting untuk melindungi pertumbuhan dan perkembangan janin, yaitu; menjadi bantalan untuk melindungi janin terhadap trauma dari luar, menstabilkan perubahan suhu, pertukaran cairan, sarana yang memungkinkan janin bergerak bebas, sampai mengatur tekanan dalam rahim. Tak hanya itu air ketuban juga berfungsi melindungi janin dari infeksi.
Air ketuban yang volumenya cukup; tidak berwarna keruh, berfungsi menjamin kecukupan nutrisi dan oksigen untuk si janin. Namun sebaliknya, kelebihan atau kekurangan cairan ketuban akan mengganggu fungsi yang dapat menimbulkan komplikasi pada ibu ataupun janin.
Seiring pertambahan usia kehamilan, aktivitas organ tubuh janin mempengaruhi komposisi cairan ketuban. Jumlah air ketuban tidak terus sama dari minggu ke minggu kehamilan. Jumlah itu pun akan bertambah atau berkurang sesuai perkembangan kehamilan. Saat usia kehamilan 25-26 minggu, jumlahnya rata-rata 239 ml. Lalu meningkat jadi + 984 ml pada usia kehamilan 33-34 minggu dan turun jadi 836 ml saat janin siap lahir.
Posted in Citra Wanita Indonesia | No Comments »